sofwan weblog-multiply edition

Posted by by: on Dec 7, '07 5:30 AM for everyone
Saya langsung lemas, begitu mendengar sohib kami di kantor berkata kepada sespri seorang Bupati sebuah kabupaten di Jawa Timur  begini, "Mas Bupati anda tidak cerdas!!!"

Lemas, karena dari awal saya yang mengenalkan sang sohib (Mas Agung) kepada si sespri. Padahal, tadinya saya hendak melobi sang Bupati supaya minimal dapat proyek menulis buku  tentang kabupatennya.

"Mas, lemas aku mendengar anda berbicara lantang begitu," kata saya kepada Mas Agung.
"Ini bentuk partisipasi kita, supaya mereka tahu...mbok ya kalau jadi Bupati itu cerdas," timpal Mas Agung.

Cerita ini bermula dari berkumpulnya para Bupati di sebuah studio televisi. Ceritanya, para Bupati itu menerima penghargaan dari sebuah departemen. PU Award's namanya. Nah, tim penulis di kantor kami mendapat tugas untuk menyusun buku tentang profil kabupaten yang menerima PU Award's.

Maklum, malam itu tim kami hanya turun  lima orang personil, termasuk Mas Agung tadi. Sedangkan Walikota/Bupati yang harus dilobi dan diinterview lebih dari 20 orang. Alkisah, ketika berhadapan dengan sang Bupati, Mas Agung tidak mendapat jawaban yang memuaskan atas pertanyaan-pertanyaannya.

"Gimana, seorang Bupati kok nggak menguasai masalah. Nggak cerdas," simpulnya kepada saya.

Tapi, yang membuat saya lemas, mengapa pernyataan itu harus langsung disampaikan kepada si Sespri Bupati. Bagusnya, si Sespri tidak marah.

Yo wess, supaya hubungan baik tetap berjalan, keesokan paginya saya menemui si Sespri untuk melakukan klarifikasi.

20 CommentsChronological   Reverse   Threaded
Comment deleted at the request of the author.
muhabduh wrote on Dec 7, '07
penilaian jujur...tapi bisa membuat tersinggung ya...
untung si sespri bup legawa ya
Comment deleted at the request of the author.
srisariningdiyah wrote on Dec 7, '07
lemes?minum teh dulu...
mimie2007 wrote on Dec 7, '07
walah kejujuran memang kadang menyakitkan
deedeecaniago wrote on Dec 7, '07
wah, gagal deh dapet proyek.
turut berduka cita
ariefdestika wrote on Dec 7, '07
yah sama proyeknya...hahahhahahah.....lagi rame yg begituan yah...tapi masih beda propinsi....kita yang di jateng...hehehehhehe.........tapi udh persiapan.....hehehe....kalo interview sih..ato dengar ato nonton interviewnya....yg nonton ato denger...ekspresinya berbagai macam kekekkekeke.....lg tren kali......ancur minahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh heheheh
brecs wrote on Dec 7, '07
hehehehe...
matakumatamu wrote on Dec 7, '07
lobi terus mas....he..he...he...
kalipaksi wrote on Dec 8, '07
penilaian jujur...tapi bisa membuat tersinggung ya...
untung si sespri bup legawa ya
yah...masih untung.
kalipaksi wrote on Dec 8, '07
lemes?minum teh dulu...
mana, Bu? kirimin aku sekrat teh botol ya.............
kalipaksi wrote on Dec 8, '07
walah kejujuran memang kadang menyakitkan
jujur yang tidak pada tempatnya................
kalipaksi wrote on Dec 8, '07
wah, gagal deh dapet proyek.
turut berduka cita
kekekekekeke.....................gagal lagi.
kalipaksi wrote on Dec 8, '07
lobi terus mas....he..he...he...
siap, Bos.....
puisisj wrote on Dec 8, '07
janganjangan emang kebangetan kali bupatinya, sehingga mas agung sampai nggak tahan untuk nggak menyampaikan ke sespri :)

natali25 wrote on Dec 8, '07
lugas dan tepat pd sasaran.....
memang bagusnya sang sespri tidak boleh marah, karena itu sebenarnya bisa dijadikan masukan oleh sang sekretaris kepada atasannya supaya cetusan seperti yg diatas tidak akan terjadi lagi dikemudian hari.....
rengganisrantau wrote on Dec 8, '07
Huekkekkekkekk...........
Sorry..sorry mas kalau saya jadi ngekek baca tulisan ini!
kalipaksi wrote on Dec 8, '07
Huekkekkekkekk...........
Sorry..sorry mas kalau saya jadi ngekek baca tulisan ini!
monggo, mas..... ngakak sepuasnya juga boleh.
chezumar wrote on Dec 9, '07
anak buahnya juga gak bisa menutupi kekurangan atasannya yah
siskaris wrote on Dec 11, '07
kok ngga dijelasin, ngga cerdasnya gimana mas... jd pensaran :)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help