sofwan weblog-multiply edition

photo gallery

Posted by by: on Jun 14, '07 11:41 PM for everyone

Di Purworejo, keadaan dua kakak beradik Bejo dan Jumali sungguh mengenaskan. Mereka tinggal di sebuah gubuk berukuran 5 x 5 meter yang beberapa waktu lalu hampir saja roboh jika tak segera diperbaiki oleh warga sekitar. Gubuk berlantai tanah merah itu hanya dilengkapi dengan dua buah dipan lusuh, 3 kursi tua dan sebuah cermin yang sudah setengah retak pula.

Bejo, 45 tahun, dan sang adik Jumali, 37 tahun, memang tampak lebih muda dari usianya. Namun keadaan keduanya sungguh memprihatinkan: sepanjang hari hidup di atas kursi roda.
Keduanya mengalami lumpuh layu sejak berusia belasan tahun tanpa sebab musabab yang jelas. Jumali, bahkan baru beberapa tahun belakangan bisa duduk sempurna.

Ada yang menarik dari dua kakak beradik ini. "Kami pantang menjadi pengemis," tegas Bejo dan Jumali, meskipun sudah banyak teman mereka yang juga penyandang cacat tubuh membujuk mereka agar bergabung menjadi pengemis di pinggiran jalan Purworejo bahkan hingga ke Yogyakarta dan Surakarta.

Mereka berdua tampak cukup puas dengan profesi mereka sekarang sebagai pengrajin besek, yang setangkepnya hanya dijual seharga Rp250 rupiah. Padahal, dalam sehari mereka hanya mampu membuat 25 tangkep.


Pic’s & Teks: sofwan {kalipaksi}


BEJO-JUMALI.JPG
  

BEJOJUMALI 4.JPG
  

Dirjen Bantuan jaminan sos.JPG
  


14 CommentsChronological   Reverse   Threaded
epriabdurrahman wrote on Jun 14, '07
Tetap semangat! salut, hidup adalah perjuangan

hidup mulia dan mandiri jauh lebih bermartabat di hadapan Alloh apalagi manusia :)
ferifotografi wrote on Jun 15, '07
Mas, boleh tahu alamat beliau? Thanks
lyntang wrote on Jun 15, '07
Patut diteladani :)
bintangtenggara wrote on Jun 15, '07
perjuangan tanpa akhir.
hebat !
kalipaksi wrote on Jun 15, '07
Mas, boleh tahu alamat beliau? Thanks
Coba saja datang ke Dinas Sosial Kabupaten Purworejo, bilang saja minta diantar ke Bejo dan Jumali....Kebetulan catatanku tentang detail desanya tercecer. Kepada dinas bilang saja, dapat info itu dari saya: sofwan, penulis buku besar Depsos tahun 2006.
sonicwitcha wrote on Jun 15, '07
SubhAlloh, jadi cermin bagi diri sendiri
ariefdestika wrote on Jun 15, '07
tadi gue kasih liat ama nyokap gue....dan dgn berkaca2 dia bilang cerita2 begini udah jarang kdengeran, abis itu gue dimarahin hehehehhe.......inti kemarahan beliau adlh sering2 bersyukur & jgn cepet pts asa.....hehehehhe....thanks for this article hehehehhehe...
kalipaksi wrote on Jun 16, '07
tadi gue kasih liat ama nyokap gue....dan dgn berkaca2 dia bilang cerita2 begini udah jarang kdengeran, abis itu gue dimarahin hehehehhe.......inti kemarahan beliau adlh sering2 bersyukur & jgn cepet pts asa.....hehehehhe....thanks for this article hehehehhehe...
Terima kasih utk atensinya. Semoga, kita semua diberi keleluasaan utk menyuarakan suara rakyat kecil.
mimie2007 wrote on Jun 16, '07
tangan diatas meskipun tidak mudah, jauh lebih mulia...
ranggamauliza wrote on Jun 16, '07
Banyak sekali pelajaran yang bisa saya petik dari sini. Mudah2an saya memiliki hati sekuat mereka...
uurr wrote on Aug 21, '07
salut mengagumkan.....
kalipaksi wrote on Aug 21, '07
uurr said
salut mengagumkan.....
berkacalah kita pada cermin yang telah mereka sajikan..............
azeemaku wrote on Apr 4
semoga keduanya selalu mendapat taufik dan hidayahNya.....
kalipaksi wrote on Apr 5
semoga keduanya selalu mendapat taufik dan hidayahNya.....
Amiin.
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help