sofwan weblog-multiply edition

photo gallery

Posted by by: on Jun 18, '07 1:30 AM for everyone
Waktu jalan-jalan ke beberapa tempat prostitusi di beberapa kota, sebenarnya lebih banyak sisi pilu yang dijumpai dari pada sisi ceria. Jadi, please, bangun ulang imej anda tentang dunia malam itu.

Salah satunya, anak-anak yang lahir dari rahim pekerja prostitusi. Yang, tentu saja, kadang tidak begitu jelas sperma lelaki mana yang membuahi sel telur sang mama. Seperti yang terekam dalam dua potret berikut ini.

Maaf, tempat di mana momen ini saya abadikan, harus saya rahasiakan. Dan, wajah si ibu pun harus saya sembunyikan. Semoga, bisa menjadi bahan pertimbangan bagi anda dalam mendekonstruksi ulang pemahaman ttg dunia prostitusi, yang ternyata juga penuh dengan air mata dan kesedihan......


Maafkan Ibu, Nak....
 15 Comments 

Tuhan, jangan biarkan ia menderita karena dosa-dosaku
 4 Comments 


63 CommentsChronological   Reverse   Threaded
seblat wrote on Jun 18, '07
lonte juga manusia...
punya rasa punya hati,,,
ferifotografi wrote on Jun 18, '07, edited on Jun 18, '07
Bikin lapangan kerja yang banyak...kasih kesempatan wanita kerja seluas-luasnya.
Para lelaki di tatar moralnya, jangan nyalahin cewek saja.

Mereka cuman korban kebijakan yg dibuat kaum cowok...kebijakan yang tidak berpihak pada wanita.

Kalau mereka di bilang sampah masyarakat khan yang bikin sampah masyarakatnya sendiri...di daur ulang dong.
ferifotografi wrote on Jun 18, '07, edited on Jun 18, '07
selama masih banyak cowok yang butuh...mereka akan selalu ada.. .apalagi di dorong kemiskinan....


Jangan salahkan mereka sepihak...
nitanitanita wrote on Jun 18, '07
anak .... tetaplah anak ... titipan Tuhan. semoga mereka selalu dalam lindungan Allah swt :)
kalipaksi wrote on Jun 18, '07
seblat said
lonte juga manusia...
punya rasa punya hati,,,
jangan samakan dengan boneka india.....
rooreeney wrote on Jun 18, '07
Bikin lapangan kerja yang banyak...kasih kesempatan wanita kerja seluas-luasnya.
Para lelaki di tatar moralnya, jangan nyalahin cewek saja.

Mereka cuman korban kebijakan yg dibuat kaum cowok...kebijakan yang tidak berpihak pada wanita.

Kalau mereka di bilang sampah masyarakat khan yang bikin sampah masyarakatnya sendiri...di daur ulang dong.
wahh setujuhh ... slama ini yg banyakan dicaci,&dipojokkan cuma perempuannya.
kalipaksi wrote on Jun 18, '07
wahh setujuhh ... slama ini yg banyakan dicaci,&dipojokkan cuma perempuannya.
Kata Bang Iwan Fals, dalam sebuah lagunya berjudul: Lonte

"lonteku terima kasih....."
mari kita lanjutkan, cerita hari esok.....
walau kita berjalan, dalam dunia hitam..
benih cinta tak pandang siapa.........

meski semua orang, cibirkan kita
pegang tangan erat-erat
kita melangkah.....
ferifotografi wrote on Jun 18, '07, edited on Jun 18, '07
Bagusnya tuh orang-orang dan tokoh-tokoh yg suka poligami kayak Bang Haji rhoma Irama, Aa Gym, Yusril Ihza, KH Nur Muhammad Iskandar, dll menikahi wanita-wanita yang malang itu. Itulah salah satu solusi yang efektif dan nyata mengurangi jumlah wanita malam.

Biar terlihat dan membuktikan diri bahwa mereka betul-betul tokoh spiritual, dan tokoh agama yang menikah lagi bukan karena hawa nafsu tapi karena membantu sesama dan memecahkan masalah sosial!

Masalahnya mau nggak mereka menikahi?...hi...hiiii....hiiii
kalipaksi wrote on Jun 18, '07
Bagusnya tuh orang-orang dan tokoh-tokoh yg suka poligami kayak Bang Haji rhoma Irama, Aa Gym, Yusril Ihza, KH Nur Muhammad Iskandar, dll menikahi wanita-wanita yang malang itu. Itulah salah satu solusi yang efektif dan nyata mengurangi jumlah wanita malam.

Biar terlihat dan membuktikan diri bahwa mereka betul-betul tokoh spiritual, dan tokoh agama yang menikah lagi bukan karena hawa nafsu tapi karena membantu sesama dan memecahkan masalah sosial!

Masalahnya mau nggak mereka menikahi?...hi...hiiii....hiiii
Paling tidak merangkul mereka. Oh ya di Surabaya, ada forum masyarakat lokalisasi yang ketuanya ulama setempat. Bahkan, suatu ketika diadakan MTQ para pekerja prostitusi setempat. Sayangnya, momen langka itu nggak sempat terabadikan.... Maybe next year....aku kan balik lagi ke sana... Mau hunting sama-sama, Bang?
ferifotografi wrote on Jun 18, '07
Oke, kapan-kapan ya...Menarik tuh temanya.
andilubis wrote on Jun 18, '07
ikut dooooong ...
kalipaksi wrote on Jun 18, '07
Boleh-boleh...wah kayaknya harus disusun nih panitianya....hehehehe.
susieutomo wrote on Jun 18, '07
Mas,motretnya yang artistik dong ! Jujur, yang ini anglenya norak banget. Sayang kan, obyeknya bagus.
kalipaksi wrote on Jun 18, '07
Mas,motretnya yang artistik dong ! Jujur, yang ini anglenya norak banget. Sayang kan, obyeknya bagus.
he....he...norak ya, mbak. Namanya juga amatiran. Siap deh, utk lain kali diperbaiki...
bayusutu wrote on Jun 19, '07
aduh2............... gimana ya................
siskaris wrote on Jul 20, '07
warna dunia... pasti memperoleh rejeki masing2...
ariefdestika wrote on Jul 20, '07
boss... kalo balik lagi ikutttt......heheheheh....
antonchandra wrote on Aug 7, '07
aku daftar yah kalo jadi hunting nya...
kalipaksi wrote on Aug 8, '07
aku daftar yah kalo jadi hunting nya...
Bentar lagi Ramadan. Biasanya, MTQ itu digelar bulan Ramadan. I will call my contact...
pmanurung wrote on Aug 28, '07
Kasian anaknya. Moga-moga ibunya punya banyak waktu untuk dia.
kalipaksi wrote on Aug 29, '07
Kasian anaknya. Moga-moga ibunya punya banyak waktu untuk dia.
semoga ya...............
siskaris wrote on Sep 21, '07
hmmm.... hidup harus terus berlanjut
kalipaksi wrote on Sep 21, '07
hmmm.... hidup harus terus berlanjut
yups................ tak ada alasan untuk menyetop hidup kecuali maut.
yohsuadi wrote on Oct 10, '07
duh kasihan banget yaa, dengan bayi yang tak berdosa itu
penulisamatir wrote on Oct 26, '07
:)
bukan bermaksud tidak mau merekonstruksi ulang pemikiran.
betul itu anak manusia yang tak berdosa, benar harus dilindungi, benar tidak bisa disalahkan. setuju!
tapi prostitusi yang salah satunya jadi penyebab adanya nasib malang itu baik dibumihanguskan meskipun susahe 'rangadubillah'.
knp ustadz yang suka poligami suruh nikahin mereka ya? bukannya mending yang suka 'make' yang disuruh nikahin? biar setimpal apa yang didapatkan dengan apa yang diberikan. mosok 'kepedihan' seperti itu cuman dibayar ratusan ribu.
kuntarini wrote on Oct 28, '07
Oh my.......*speechless.......menghela nafas........*
raiyani wrote on Oct 28, '07
mengharukan, foto yg berbicara,

raiyani wrote on Oct 28, '07
ada teman saya namanya suryo wibowo, dia juga banayk memotret tentang prostitusi dan waria di jogjakarta, nnati sya cari dulu linknya
kalipaksi wrote on Oct 28, '07
Trims, Mbak..........
tjetjep1912 wrote on Oct 29, '07
kasihan..anak yang masih suci ini...harus dilahirkan
nonragil wrote on Oct 30, '07
Saya pribadi tdk antipati ama yg namanya prostitute. Tapi ada kalanya dan banyak prostitute yg menjadi pelacur hanya krn pingin hidup enak dan gampang, ini yg saya gak akan bisa terima. Tapi, yg bkn saya prihatin krn dia dijerumuskan dan susah utk ke luar dan dia tdk suka dng profesi mereka. Itu yg hrs dikasihani, tp kalo dia punya kesempatan utk ke luar, tp memilih hidup spt itu krn tdk mau hidup susah, itu memang dia bermental pelacur alias gak punya harga diri. Niwei, saya selalu merasa kasihan dan prihatin dng nasib anak-anak yg lahir dan hidup di lingkungan pelacuran.
abdulimanuddin wrote on Oct 30, '07
Sorry, friend...foto ini direkayasa gak sih, kaya'nya terlalu didramatisir, kaya' film indonesia, terlalu gimana gitu, terlalu dibuat-buat, sehingga membuat orang bingung, harus iba dengan siapa, anaknya atau ibunya?...tapi so far, so good lah, jarang2 ada wts yang mau difoto bersama anaknya...
kalipaksi wrote on Oct 30, '07
Sorry, friend...foto ini direkayasa gak sih, kaya'nya terlalu didramatisir, kaya' film indonesia, terlalu gimana gitu, terlalu dibuat-buat, sehingga membuat orang bingung, harus iba dengan siapa, anaknya atau ibunya?...tapi so far, so good lah, jarang2 ada wts yang mau difoto bersama anaknya...
Saya jamin asli 100%. tanpa rekayasa. Momen ini saya abadikan waktu saya sedang melakukan liputan di Kepulauan Riau untuk album fotografi buku sebuah departemen. Nah, karena saya diteman oleh seorang petugas dinas sosial, saya menjadi leluasa bergerak di kompleks lokalisasi untuk mengabadikan feature kehidupan di sana.

Nah, foto ini saya ambil secara refleks. Karena itu pula sang wanita bergerak menghindar secara refleks. Usai foto ini terabadikan barulah saya menanyakan perihal perempuan tsb kepada penanggung jawab kompleks lokalisasi. Oh ya, foto kedua pada album foto ini sudah termuat dalam buku feature dan fotografi tersebut.

Tks.

pingkey wrote on Nov 6, '07
menyedihkan.. :(
iyankusmayadi wrote on Nov 7, '07
Mereka adalah perempuan perempuan Perkasa!
sepasangmatabola wrote on Nov 7, '07
May God have mercy on us all, amin.
lensahati wrote on Nov 14, '07
ah....
rainaldy wrote on Nov 21, '07
so,, deep.
rainaldy wrote on Nov 21, '07
my naive side: adekna lucuuuu,,
my puberty side: nice legs,,
my honesty side: nice photo,,
my theologically side: Tuhan punya rencana,,tapi, apa uda gak ada kerja yang halal? hiduplah untuk akhiratmu,, jagalah dirimu dari panasnya api neraka,,
kalipaksi wrote on Nov 21, '07
saya suka bagian yang "mypuberty side"... :)
kakabet wrote on Nov 22, '07
Ironis.... tapi, masih ga bisa membenarkan ini satu-satunya cara meneruskan hidup.. *helpless....* :-((
kakabet wrote on Nov 22, '07
"Tuhan, jangan biarkan ia menderita karena dosa-dosaku "

move on... !!!
icariez wrote on Nov 23, '07
speechless... :(
kalipaksi wrote on Nov 23, '07
:))
abudavid06 wrote on Nov 25, '07
Kita harusnya bersyukur pada Tuhan kita diberi hidup yang sehat baik secara lahir dan bathin.
Wujud dari rasa syukur itu marilah kita tunjukkan minimal dengan mendo'akan para pelacur itu kembali ke jalan yang penuh norma susila yang positif.
Dan wujud dari rasa syukur itu, kita himbau kepada pemegang kebijakan di negeri ini untuk mencari solusi real atas semua masalah pelacuran di negeri ini, misalnya dengan membuat undang-undang tentang itu dan melaksanakannya dengan baik dan tersistem.
Dan satu hal lagi yang menyebabkan pelacuran makin menjadi-jadi, yaitu tentang tidak adanya tindakan hukum yang jelas dan tegas kepada para germo, penikmat pelacuran maupun kepada pelacur itu sendiri.
backinred wrote on Nov 25, '07
OMG..baby nya lucu..sayang bgt membuang anak suci ini...semoga ada jalan keluarnya buat mamanya...amin...
abudavid06 wrote on Nov 25, '07
Ya itu tadi, belum adanya undang-undang yang komprehensif yang mengatur semuanya . Jika sudah ada, dan pelaksanaannya pun baik dan tersistem oleh pemegang kebijakan di negeri ini maka segala nilai-nilai kemanusiaan akan terlindungi, baik perlindungan dan hak si anak, maupun sang pelacur sebagai seorang ibu, dan mungkin saja dapat di cari siapa sebenarnya sang bapak nya dengan mekanisme tes DNA, sehingga dengan tindakan hukum sipenikmat pelacuran dapat dikenai tanggung jawab sebagai seorang bapak. Dan bagi tindakan pelacuran itu sendiri juga tidak lepas dari tindakan hukum yang melindungi semuanya
kawaichouchou wrote on Dec 2, '07
Duh..teganya..
dapiyo wrote on Dec 4, '07
bang...mengapa nggak abang aza yang nikahin,,,kan abang yang nyari2..sapa..tahu nanti dapat...ilham jadi petualang foto grafer dunia,,hitam...yang kondang,,heeee...
budisutomo wrote on Dec 8, '07
keren fotonya.salam
machmud wrote on Jan 2
Nendang! foto yang bercerita..!
rachmasafitri wrote on Feb 4
miris..
alineabaru02 wrote on Apr 18
terenyuh
mrnoxuois wrote on Apr 24
heran......ini terjadi di negri yang penduduknya sebagian luasnya mempunyai agama,sudah gitu malah kebanyakan yang fanatik.......where is tuhan ? or....where is the reality? or just naiv ?!
mrnoxuois wrote on Apr 24
Bagusnya tuh orang-orang dan tokoh-tokoh yg suka poligami kayak Bang Haji rhoma Irama, Aa Gym, Yusril Ihza, KH Nur Muhammad Iskandar, dll menikahi wanita-wanita yang malang itu. Itulah salah satu solusi yang efektif dan nyata mengurangi jumlah wanita malam.

Biar terlihat dan membuktikan diri bahwa mereka betul-betul tokoh spiritual, dan tokoh agama yang menikah lagi bukan karena hawa nafsu tapi karena membantu sesama dan memecahkan masalah sosial!

Masalahnya mau nggak mereka menikahi?...hi...hiiii....hiiii
aneh.....orang yang sudah menderita harus menderitakan martabatnya lagi untuk dijadikan istri kedua arau ketiga....jangan lupa mas,orang miskin mempunyai respek juga !
yang anda bilang bukannya solusi tapi kenaiffan dalam berpikir !
1- tolong orang bukan dengan jalan malah kawini orang itu ! ,itu kan namanya malah bikin enak orang yang istilahnya mau tolong bukan?! jadi orang yang punya duit bisa banyak punyain istri dan menyebarkan bahaya penyakit aids karna gonta ganti main perempuan sudah gitu gimana jika kekayaannnya nanti bangkrut?mau di kemanain bini2nya?jadi wts lagi ?
- kalau gitu gw pura2 jadi orang spiritual (alias orang alim) lantas kawinin perempuan terus...wah...enak deh ...semoga adik perempuan mu tak jadi bini pertamaku yah mas....!!!

inilah salah satu contoh kenaifan orang yang munafik menggunakan agama sebagau kedok untuk menikmati perempuan ! sudah gitu pura2 mau nolong...aduh masa mau nolong musti kawinin dulu sih ! aneh saja tuh! berarti nanti kalau kamu di pecat oleh bos mu dan boke gak bisa kasih makan anak dan istri lantas bini luh gw kawinin adalah solusi juga bukan?????
mikir dong yang logika yah...gak perlu duduk di universitas kok untuk sedikitnya bisa pikir yang logika atau yang nyata deh...jangan cuma ngawurrrrrrrrr
mrnoxuois wrote on Apr 24
Ya itu tadi, belum adanya undang-undang yang komprehensif yang mengatur semuanya . Jika sudah ada, dan pelaksanaannya pun baik dan tersistem oleh pemegang kebijakan di negeri ini maka segala nilai-nilai kemanusiaan akan terlindungi, baik perlindungan dan hak si anak, maupun sang pelacur sebagai seorang ibu, dan mungkin saja dapat di cari siapa sebenarnya sang bapak nya dengan mekanisme tes DNA, sehingga dengan tindakan hukum sipenikmat pelacuran dapat dikenai tanggung jawab sebagai seorang bapak. Dan bagi tindakan pelacuran itu sendiri juga tidak lepas dari tindakan hukum yang melindungi semuanya
gimana jika bapaknya itu ternyata pak haji ,pak polisi,pak pejabat,dll ?????
apakah ada yang berani gugat atau cuma omong saja????
indonesia...indonesia....
mrnoxuois wrote on Apr 24
Saya pribadi tdk antipati ama yg namanya prostitute. Tapi ada kalanya dan banyak prostitute yg menjadi pelacur hanya krn pingin hidup enak dan gampang, ini yg saya gak akan bisa terima. Tapi, yg bkn saya prihatin krn dia dijerumuskan dan susah utk ke luar dan dia tdk suka dng profesi mereka. Itu yg hrs dikasihani, tp kalo dia punya kesempatan utk ke luar, tp memilih hidup spt itu krn tdk mau hidup susah, itu memang dia bermental pelacur alias gak punya harga diri. Niwei, saya selalu merasa kasihan dan prihatin dng nasib anak-anak yg lahir dan hidup di lingkungan pelacuran.
kamu tahu gimana kehidupan di indonesia????
jangankan gadis desa....pemuda pemudi yang punya ijasah universitas saja masih banyak yang nganggur !! gimana jika gak punya duit bisa nyogok?? gimana jika jelek bisa merayu direkturnya???
ngomong memang gampang dari pada yang mengalaminya sendiri !!!!
di perancis/eropa orang nganggur bukan saja di berikan pertolongan bimbingan tapi juga dana kehidupan semacam tunjangan perbulannya agar bisa makan dan punya rumah (premir).
di indonesia kalau melarat malah di caci !! orang cuma bilang kasihan tapi gak mau tolong...,kebanyakan paling tinggi tolongnya cuma melalui sembahyang !! yang istilahnya mengharapkan hujan beras dari langit !!!!
ini kenyataannya !!
mrnoxuois wrote on Apr 24
ini terjadi sementara di indonesia hotel2 berbintang lima banyak sekali dan laris setiap hari...dan yang paling murah semalam nginapnya paling murah 150 dollar !
sedangkan buat satu dollar saja sebenarnya ibu dan anaknya itu bisa makan seharian dengan puas !!!
aneh yah?
maka itu klo gw ke indonesia gak mau nginep di hotel berbintang 5,gak tega !!!! mendingan nginep di hotel murah dan sisa uangnya kasih tolong orang yang di pinggir jalan lagi kelaparan !!!! terutama anak anak kecil itu...sedih deh mikirin mereka !
indonesia sudah lama merdeka dan sudah berapa kalai revolusi dan masyarakatnya selalu di janjikan sorga pada saat kampanye tapi begitu sudah jadi pejabat pemnerintah...duit masuk kantong sendiri dan setiap hari tugasnya cuma mikirin tebelin kantong ini bukannya bertanggung jawab pada massa!
dan ini terjadi di negri yang paling kuat agamanya lho....dan yang penduduknya kebanyakan orang alim lho......aneh yah...tapi ini kenyataannnya dan bukan barusan tapi udah lama bahakan udah jadi tradisi!
insya allah atau haleluya?
suasanasegar71 wrote on May 7
terenyuh
nangiss tho ..ihik ihik ihik..
bintangkehidupan wrote on May 11
hmh.......ribuan...bahkan jutaan
petualanganku wrote on May 11
salut ama sang fotografer, bisa menangkap sisi lain dari kehidupan dunia malam
robbyi wrote on May 16
Luar biasa. Fotonya mengharu biru ha ha ha.Kenapa masih saja ya dunia hitam itu terus tumbuh dan berkembang....?
jarwho wrote on Jun 26
Yang tampak tidak selalu memperlihatkan yang sesungguhnya
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help