Posted by by: on Jul 18, '07 7:11 AM for everyone
TN DAKSA MADIUN 1.JPG (2592x1944)Agus Yusuf, 33 tahun, tidak pernah mengira jika dirinya akan menjadi bagian dari jaringan pelukis dengan mulut dan kaki internasional. Namun, begitulah kenyataannya, kini Agus merupakan anggota dari Yayasan Pelukis Mulut dan Kaki Internasional yang berpusat di Swiss.
Setiap bulan, Agus harus mengirim tiga lukisan ke Swiss. Untuk tiga lukisannya itu, Agus mendapat bayaran sebesar Rp6 juta. Setelah diseleksi, jika dari lukisan-lukisan yang dikirimnya itu memenuhi syarat untuk dikomersilkan, apakah itu untuk motif post card, diikutkan pameran, dan bahkan dijual, Agus dibayar sebesar Rp6 juta per lukisan yang lolos seleksi.
Selama tujuh tahun berkiprah di yayasan itu, Agus menghitung telah 30 buah lukisannya yang telah lolos seleksi. Dengan dana telah dikumpulkannya itu, Agus berharap bisa mewujudkan cita-citanya untuk membuka sanggar seni lukis bagi para penyandang cacat.
|
 | Salut, semoga ini bisa disebarkan pada sodara2 kita penyandang cacat yg lain. Semoga Allah memberkahi cita2nya yang mulai, amin. |
 | Mas Sofwan, boleh minta alamatnya ? makasih. |
 | Wuahhh lukisannya bagus sekali!!! |
 | Dia masuk Asosiasi Pelukis Mulut dan Kaii ya? |
| |
|